Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

MODUL BAHASA INDONESIA KELAS X SEMESTER 2

MODUL BAHASA INDONESIA KELAS X SEMESTER 2



MATERI 1 : CERITA PENGALAMAN DAN STRUKTUR ANEKDOT
TUGAS 1
1.Tuliskanlah Cerita pengalaman Anda yang menarik (lucu) dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.dengan ketentuan minimal 4 paragraf.
Anekdot adalah cerita lucu yang sifatnya menyindir suatu keadaan atau kehidupan seseorang,bisa dikatakan sebagai bentuk kritikan dalam sebuah cerita.
2. Tentukanlah Struktur Anekdot dari cerita tersebut
1. Abstraksi    : ………………………………………………………………………………..
2.Orientasi    : ………………………………………………………………………………..
3. Krisis    : ………………………………………………………………………………..
4. Reaksi    : ………………………………………………………………………………..
5. Koda    : ………………………………………………………………………………..
MATERI 2
kon•jung•si n 1 Ling kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat;
-- koordinatif Ling konjungsi yg menggabungkan kata atau klausa yg berstatus sama, msl dan, tetapi, atau;
-- subordinatif Ling konjungsi yg menghubungkan anak kalimat dan induk kalimat atau menghubungkan bagian dr kalimat subordinatif

BAB V Kompetensi Dasar dan Pencapaian Indikator Kompetensi
1.1    Mengidentifikasi teks negosiasi baik secara lisan maupun tulisan
5.2.1    Mengidentifikasi karakteristik teks negosiasi
Materi Pembelajaran
Karakteristik teks negosiasi: struktur , ragam kebahasaan
    Ciri negosiasi dilihat dari segi isi
•    Menghasilkan kesepakatan
•    Menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan
•    Sarana untuk mencari penyelesaian
•    Mengarah kepada tujuan praktis
•    Memprioritaskan kepentingan bersama
    Negosiasai berbentuk dialog
    Terdiri atas pasangan tuturan memerintah-mematuhi perintah
    Menggunakan bahasa yang santun
Langkah-langkah dalam melakukan negosiasi
    Menyesuaikan pembicaraan ke arah tujuan praktis
    Mengakomodasi butir-butir  perbedaan dari kedua belah pihak
    Mengajukan pandangan baru dan mengabaikan pandangan yang sudah ada tanpa memalukan dua pihak
    Mengalokasi tugas dan tanggung jawab masing-masing
    Memprioritaskan dan mengelompokan saran atau pendapat dari kedua belah pihak

Ne•go•si•a•si /négosiasi/  1 proses tawar-menawar dng jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yang lain.
MATERI 5 :KARASTERISTIK NEGOSIASI
Jenis-jenis negosiasi :
1.       bargaining (kalah/menang) : hanya satu pihak yang mencapai tujuan  
2.       lose (kalah/kalah) : kedua pihak menerima status quo
3.       compromized (kalah/kalah) : ada kepentingan yang dikorbankan kedua pihak 4.       collaborating (menang-menang)
Tujuan negosiasi adalah untuk mengurangi perbedaan posisi setiap pihak.
Struktur teks negosiasi
1.   Struktur Teks Negosiasi Minimal : Pembuka^Isi^Penutup
2.   Struktur Teks Negosiasi Lengkap : Pembuka^Pengajuan^Penawaran^Perstujuan^Penutup
Ciri negosiasi apabila dilihat dari segi isinya:
1.      Negosiasi menghasilkan kesepakatan.
2.      Negosiasi menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan.
3.      Negosiasi merupakan sarana untuk mencari penyelesaian.
4.      Negosiasi mengarah kepada tujuan praktis.
5.      Negosiasi memprioritaskn kepentingan bersama.

Contoh teks negosiasi

Pembeli : Ibu saya mau membeli kentang 2 kilo, berapa harganya?
Penjual  : 30 ribu neng
Pembeli: apakah boleh kurang harganya ?
Penjual : Boleh, neng mau nawar berapa
Pembeli: Kalu begitu 20 puluh ribu saja
Penjual : wah tidak bisa yasudah 25 ribu saja
Pembeli: baiklah  


MATERI 6 :MENGABSTRAKSI NEGOSIASI
Hal-hal yang ditulis dalam Abstraksi Teks Negosiasi :
Pengertian Negosiasi
Negosiasi adalah bentuk interaksi social yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan diantara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda. Dalam negosiasi,
Struktur
Struktur Teks Negosiasi secara garis besar itu hanya Pembuka, Isi dan Penutup . Sedangkan struktur Teks negosiasi secara terperinci dan lebih detailnya mulai dari penjual – pembeli beserta strukturnya dan pengusaha dengan pihak Bank beserta strukturnya, dalam struktur Penjual – Pembeli terdapat struktur Orientasi, Permintaan, Pemenuhan, Penawaran, Persetujuan, Pembelian, dan yang terakhir Penutup . Sedangkan dalam pengusaha dengan pihak Bank Strukturnya terdiri dari Orientasi, Pengajuan, Penawaran persetujuan dan Penutup .
Karakteristik
Karakteristik Teks Negosiasi memiliki dua ciri yaitu ciri kebahasaan dan Ciri isi , Ciri kebahasaan meliputi Bahasa santun, Bahasa persuasif , Pasangan tuturan . terdapat partisipan dan menggunakan konjungsi. Dan ciri isi meliputi negosiasi menghasilkan Kesepakatan,
Tujuan
Tujuan Negosiasi adalah untuk mengurangi perbedaan pesisi setiap pihak . mereka mencari cara untuk menemukan butir-butir yang sama sehingga akhirnya kesepakatan dapat dibuat dan diterima bersama .
Manfaat
yaitu untuk mencari penyelesaian bersama diantara pihak-pihak yang mempunyai perbedaan kepentingan dan juga bisa mencapai hasil yang maksimal dan meminimalkan kerugian .


PENJELASAN ABSTRAKSI NEGOSIASI SECARA MENYELURUH
Struktur Negosiasi:
1. Orientasi: Kalimat pembuka, biasanya dibubuhi salam. Fungsinya untuk memulai negosiasi.
2. Permintaan: Suatu hal berupa barang ataupun jasa yang ingin dibeli oleh pembeli/konsumen.
3. Pemenuhan: Pemenuhan hal berupa barang atau jasabdari pemberi jasa atau penjual yang   diminta oleh pembeli/konsumen.
4. Penawaran: Upaya penjual untuk menawarkan beberapa barang atau jasa kepada konsumen.
5. Persetujuan: Keputusan antara kedua belah pihak untuk penawaran yang sudah dilakukan.
6. Pembelian: Keputusan konsumen jadi menerima/menyetujui penawaran itu tadi atau tidak.
7. Penutup: Kalimat penutup atau salam penutup.
Karasteristik Negosiasi
1.Senantiasa melibatkan orang, baik sebagai individual, perwakilan organisasi, dalam kelompok.
2. Memiliki ancaman terjadi/di dalamnya yang mengandung konfilk yang terjadi mulai dari awal    sampai terjadi kesepakatan negoisasi.
3. Menggunakan cara-cara pertukaran sesuatu, baik bergain atau barter.
4. Hampir selalu berbentuk tatap muka, bahasa lisan, gerak tubuh, atau ekspresi wajah.
5. Biasanya menyangkut hal2 yang di masa depan (akan datang).
6. Adanya kesepakatan yang diambil oleh 2 belah pihak.

Manfaat Negosiasi
Selain mempunyai tujuan, negosiasi juga mempunyai manfaat. Manfaat yang diperoleh dari sebuah proses negosiasi di dalam pengertian bisnis resmi antara lain adalah :
1.    Untuk mendapatkan atau menciptakan jalinan kerja sama antar badan usaha atau institusi ataupun perorangan untuk melakukan suatu kegiatan atau usaha bersama atas dasar saling pengertian.
2.    Dalam sebuah perusahaan, sebuah proses negosiasi akan memberikan manfaat untuk menjalin hubungan bisnis yang lebih luas dan juga untuk mengembangkan pasar, yang diharapkan memberikan peningkatan penjualan.
TUGAS 9
MENERAPKAN KATA-KATA YANG BERCETAK TEBALKE DALAM TEKS NEGOSIASI YANG ANDA TULISKAN.
1.    Sebagaimana halnya
2.    Saling menguntungkan
3.    Sepakat
4.    Prioritas
5.    Orientasi

TUGAS 11
BERNEGOSIASI MELAUI SURAT PENAWARAN

Siswa diharapkan mampu membuat teks Negosiasi dari bacaan surat penawaran.

Berikut ini adalah pengantar dan surat penawaran yang ditujukan kepada sebuah perusaan untuk melakukan kerjasama,siswa diharapkan dapat membaca dan memahami teks tersebut,kemudian menyusun teks Negosiasi.
Seorang pengusaha di bidang fashion Indonesia yang sudah sangat terkenal ingin menawarkan produk-produknya ke Seorang pemilik toko fashion unik yang mengoleksi baju-baju dan asesoris unik dari berbagai negara, pemilik toko ini berada di Paris, dan tokonya ini juga dikenal oleh masyarakat luas. Pengusaha Indonesia tersebut menawarkan produknya yang bertema batik kepada Pemilik toko di Paris tersebut dengan mangirimkan surat penawaran,
Contoh Surat Penawarannya;

Yth. Nyonya Puff

Dengan Hormat,

    Dengan surat ini saya bermaksud mengajak Anda bekerja sama. Perusahaan saya bergerak di bidang fashion yang mana karya-karya kami kini menjadi trand di kalangan artis Indonesia. Karena itu menurut informasi yang saya peroleh, Nyonya Puff adalah seorang pemilik toko fashion ternama di Paris yang menjual baju-baju khas dan unik dari berbagai negara. Sehubungan dengan hal itu saya ingin menawarkan Anda baju-baju dan tas-tas batik khas Indonesia yang tentunya dengan kualitas yang tidak diragukan lagi. Berikut ini saya kirimkan beberapa contoh barang tersebut beserta daftar harganya.
    Apabila Anda tertarik untuk membeli, saya harap Anda mengajukan surat permintaan. Saya akan memberi potongan harga apabilaAnda membeli dengan total harga lebih dari Rp. 25.000.000,-
    Demikian surat penawaran ini saya sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terimakasih.

Bontobangun, 1 Januari  2015

Hormat saya,
Airiz

MATERI 7
Struktur teks negosiasi
1.   Struktur Teks Negosiasi Minimal : Pembuka^Isi^Penutup
2.   Struktur Teks Negosiasi Lengkap : Pembuka^Pengajuan^Penawaran^Perstujuan^Penutup

Contoh 1.
NEGOSIASI PEMECAHAN KONFLIK
Para siswa heboh karena mendengar pengumuman bahwa uang iuran Komite sebesar Rp100.000,00 per siswa. Salah seorang siswa memberanikan diri untuk menghadap waka kesiswaan perihal siswa yang tidak setuju dengan nominal iuran Komite tersebut.

Wakil siswa : Assalamu’alaikum Wr. Wb.,
Waka kesiswaan : Wa’alaikumsalam Wr. Wb., silakan duduk.
Wakil siswa : Terimakasih pak.
Waka kesiswaan : Ada apa ini? Sepertinya ada hal yang penting?
Wakil siswa : Iya, pak. Ini mengenai iuran KOMITE.
Waka kesiswaan : Ada apa dengan iuran KOMITE?
Wakil siswa : Kami merasa keberatan pak dengan iuran sebesar Rp 100.000,00. Kami ingin   meminta keringanan biaya pak.
Waka kesiswaan : Begini Nak. Dari pihak guru dan kepala sekolah dan jajarannya sudah merapatkan hal ini. Jadi sepertinya tidak mungkin untuk diturunkan.
Wakil siswa : Apa benar-benar tidak bisa turun pak? Kasihan teman-teman yang mempunyai adik yang berada di bangku SMP dan SD. Orang tua mereka harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya saat KOMITE. Kami harap iuran dapat diturunkan menjadi Rp 60.000,00
Waka kesiswaan :     Kalo Rp 60.000,00 kurang mas. Dalam KOMITE nanti kita membutuhkan dana                 ± Rp 80.000.000,00. Dari sekolah dan guru sudah terkumpul uang sebesar Rp 21.000.000,00, maka dengan 679 siswa akan didapat Rp 67.900.000,00. Jika  iuran Rp 60.000,00 nanti hanya hanya didapat Rp 40.740.000,00. Itu kurang sekali  dari kebutuhan sekolah kita.
Wakil siswa : Mohon diturunkan pak. Kami akan membantu dalam pembuatan maskot, persiapan - persiapan dan lain-lain. Yang penting iurannya bisa turun.
Waka kesiswaan : Baiklah saya akan mengusulkan Rp 75.000,00. Tapi kamu harus menkoordinasikan teman-teman untuk membantu persiapan – persiapan sekolah.
Wakil siswa : Baik pak, akan saya lakukan. Terimakasih pak. Wasalamu’alaikum.
Waka kesiswaan : Ya, sama – sama. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Contoh 2

Cara Mengidentifikasi Tuturan Berpasangan dalam Teks Dialog

Kerjakan menurut petunjuk yang diberikan pada setiap nomor!
(1) Dialog itu terdiri atas 22 tuturan. Marilah dialog itu kita susun menurut
struktur teksnya. Dialog itu mempunyai struktur teks yang sederhana, yaitu
pembukaan^isi^penutup, seperti terlihat pada diagram berikut ini. Lengkapilah
titik-titik yang tersedia. Untuk membantu kalian, titik-titik yang pertama sudah
diisi.
(2) Betulkah pembukaan dialog hanya berisi salam dan perkenalan antara wakil
perusahaan dan wakil karyawan? Lalu, apa isi penutup?
(3) Perhatikan pasangan tuturan berikut ini!
2 Wakil : Selamat sore. Mari, silakan duduk. Memerintah
perusahaan
3 Wakil karyawan : Ya, terima kasih. Mematuhi Perintah
Terlihat bahwa pada tuturan nomor 2 dan 3, wakil perusahaan menyuruh
wakil karyawan untuk duduk. Di situ terdapat pasangan tuturan memerintah–
mematuhi perintah. Apabila perintah tidak dipatuhi, pasangan itu menjadi
memerintah–menolak perintah.

Pasangan tuturan yang lain yang mungkin terdapat dalam negosiasi adalah sebagai berikut.

Mengucapkan salam–membalas salam
Bertanya–menjawab/tidak menjawab
Meminta tolong–memenuhi/menolak permintaan
Meminta–memenuhi/menolak permintaan
Menawarkan–menerima/menolak tawaran
Mengusulkan–menerima/menolak usulan, dan sebagainya

BAB VI
MATERI 8 TEKS PROSEDUR KOMPLEKS
im•pe•ra•tif adalah bentuk perintah untuk kalimat atau verba yg menyatakan larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan: pergilah! bantulah!
tem•po•ral /témporal/ a 1 berhubungan atau mengenai waktu: dinamakan relasi -- apabila dl bagian kalimat yg satu diberikan keterangan waktu; 2 berkenaan dng waktu-waktu tertentu
konjungsi temporal adalah kalimat penghubung, banyak jenisnya,
contoh : di, dan, atau, ke, walaupun, tetapi, sebelumnya, sesudahnya, kemudian, dll.
Kongjungsi menyatakan syarat: kalau, jikalau, jika, bila, apalagi, dan asal
ciri-ciri prosedur kompleks
1.    Menggunakan pola kalimat perintah
2.    Menggunakan kata kerja aktif
3.    Menggunakan kata penghubung (konjungsi) untuk mengurutkan kegiatan
4.    Menggunakan kata keterangan untuk menyatakan rinci waktu, tempat, dan cara yang akurat
Contoh Teks Prosedur Kompleks
Contoh Teks Prosedur Kompleks:’
  Proses pembuatan e- KTP (Secara Umum)
> Ambil nomor antrean
> Tunggu pemanggilan nomor antrean
> Menuju ke loket yang ditentukan
> Entry data dan foto
> Pembuatan KTP selesai
- Penduduk datang ke tempat pelayanan membawa surat panggilan
- Petugas melakukan verifikasi data penduduk dengan database
- Foto (digital)
- Tandatangan (pada alat perekam tandatangan)
- Perekaman sidik jari (pada alat perekam sidik jari) & scan retina mata
- Petugas membubuhkan TTD dan stempel pada surat panggilan yang sekaligus sebagai  tandabukti bahwa penduduk telah melakukan perekaman foto tandatangan sidikjari.
- Penduduk dipersilahkan pulang untuk menunggu hasil PROSES PENCETAKAN 2 MINGGU setelah Pembuatan.

MATERI 9
Tujuan Pembelajaran
Setelah proses menggali informasi melalui berbagai fakta, menanya konsep, berdiskusi atas fakta dan konsep, menginterprestasi mengasosiasi dan mengomunikasikan, peserta didik dapat :
1.    Mengidentifikasi struktur teks pantun
2.    Mendeskripsikan kaidah teks pantun
3.    Mengonversi teks pantun
4.    Menceritarakan ulang berbagai kejadian yang dialami oleh tokoh cerita.
5.    Mengevaluasi teks pantun

STRUKTUR PANTUN BIASA
1.    sampiran (pola a)
2. sampiran (pola a atau b)
3. isi (pola a)
3 isi (pola a atau b)


SAMPIRAN
Sampiran berfungsi sebagai pembentuk rima atau nada. Sampiran disebut juga sebagai pembayang karena pada pantun-pantun klasik sampiran kadang-kadang membayangkan isi.

Pada pantun biasa, yang terdiri dari 4 baris, struktur teks pantun berpola sebagai berikut:
Baris pertama dan kedua merupakan sampiran (atau disebut juga pembayang)
Baris ketiga dan keempat merupakan isi atau pesan. Polanya bisa a-b-a-b atau a-a-a-a
Contoh

Sungguh cantik ikan lohan
Hidup nyaman di kolam taman
ayo kawan jaga kebersihan
kebersihan itu bagian dari iman

Sampiran pantun di atas adalah:
Sungguh cantik ikan lohan ________> Sampiran (pola a)
Hidup nyaman di kolam taman_____> Sampiran (pola a)

Sedangkan isinya adalah:
ayo kawan jaga kebersihan _______> Isi (Pola a)
kebersihan itu bagian dari iman____> Isi (pola a)

Polanya adalah a-a-a-a.

Contoh pantun dengan pola a-b-a-b
Ikan kerapu ikan langut ________> Sampiran (pola a)
Jualnya di pasar pagi __________> Sampiran (pola b)
Semua sampah sudah dipungut____________> Isi (pola a)
Jangan sampai kotor lagi_________________> Isi (pola b)

Struktur Pantun Karmina
1. Sampiran
2. Isi
Pantun karmina hanya terdiri dari dua baris. Oleh karena itu pantun ini disebut juga pantun kilat.
Strukturnya: Baris pertama adalah sampiran. Baris kedua adalah isi.  
Minum sekoteng lima belas ______> Sampiran (a)
Orang ganteng jangan malas______> Isi (a)
Dapat kita lihat, struktur pantun karmina adalah :
Baris pertama adalah sampiran/pembayang dan baris kedua adalah isi.
Sedangkan pola adalah a-a.




STRUKTUR PANTUN TALIBUN
1. Sampiran
2. Sampiran
3. Sampiran
4. isi
5. Isi
6. Isi

RINGKASAN STRUKTUR PANTUN

Struktur pantun terdiri dari sampiran dan isi
Sampiran berfungsi sebagai pembentuk rima
Sampiran juga berfungsi sebagai pembayang dari isi
Satu baris terdiri dari 4 hingga 6 kata
Satu baris terdiri dari 8 hingga 12 suku kata

LIHAT JUGA :




Posting Komentar untuk " MODUL BAHASA INDONESIA KELAS X SEMESTER 2"