Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cerita Horor PAGI BUTA

cerita horor

Udara masih dingin,kabut sisa subuh masih merangkak menggantung di atas rimbun rerumputan dan di balik pepohonan. Tetesan embun sisa semalam juga masih membatu di atas dedaunan dan rerumputan. Suara nyanyian serangga malam masih terdengar walau sudah agak serak kelelahan. Suara nyanyian burung mulai riuh menyambut pagi yang perlahan mulai menyingkirkan kabut sisa pembekuan embun subuh yang semakin menipis.
Jam sudah menunjukkan pukul 06.17 wita,hari senin di sebuah ruang kelas yang masih sunyi. Alda sudah berada di sekolah. Siswa kelas sepuluh itu sudah terbiasa datang ke sekolah diawal hari. Bahkan mungkin siswa yang lainnya masih ada yang pulas di atas ranjang di rumah mereka masing-masing, tapi alda sudah ada di sekolah.
Alda anak tunggal dari kedua orang tuanya. Ia siswi yang bias-biasa saja, namun ia sangat rajin manakala hal itu berhubungan dengan yang namanya sekolah. Ia juga salah seorang siswi yang bergelut dalam kegiatan eskul jurnalistik yang ada di sekolahnya. Ia gemar menulis,walau tulisannya tak pernah ia publikasikan. Ia lebih senang menyimpannya sendiri sebagai diary harian dan bacaan dikala ia merasa sepi. Ia gemar membaca.
Suara ayam berkokok masih ada yang terdengan bersahut-sahutan. Alda beranjak masuk ke kelas dan menyimpan tasnya di bangku tempat ia duduk. Namun,sebelum ia sempat menyuimpan tasnya, ia merasa heran, dan tak percaya apa yang ia lihat. Pada bangku deretan paling belakang, Ia melihat seorang siswi yang sudah ada lebih dulu dalam kelas,duduk di bangku belakang paling sudut, namun siswi itu tampak terdiam seolah tertidur sambil memeluk tas yang ada di atas mejanya. Dalam benak Alda masih tak percaya “ hah...sudah ada yang lebih dahulu  mendahuluiku tiba di kelas? , Dengan wajah heran dan rasa tak percaya, Alda membalikkan badan dan berjalan ke pintu kelas dan berdiri di sana. Sesekali Ia  menoleh kebelakang,  mengintip siswi yang duduk sambil memeluk tas di bangu belakang. “ baru kali ini, ada siswi yang mendahuluiku tiba di kelas, tak seperti hari biasanya, sayalah yang selalu pertama tiba di kelas ini “ perseteruan di benak Alda.
“ Apakah aku harus menyapanya?,ahh...sudahlah..mungkin ia tidur lagi...atau..? tapi siapa dia yah?, baru kali ini ada siswi yang duduk sepagi buta ini di bangku pojok itu,itu khan milik ardi...ahh.sudahlah.. biarkanlah “ ucap alda dalam hatinya.
Perlahan waktu berjalan namun pasti, jam di dinding kelas telah menunjukkan pukul setengah tujuh pagi. Satu persatu dari luar halaman sekolah, siswa mulai berdatangan . Alda masih berdiri di mulut pintu kelas sambil memperhatikan siswa yang mulai berdatangan.
Tiba-tiba...suara lirih tangisan kecil terdengar dari arah belakang Alda, dari bangku pojok yang diduduki siswi tadi, namun Alda tak mau berbalik melihatnya, ia hanya fokus mendengar suara tangisan lirih itu yang semakin jelas dan nyaring terdengar. Bulukuduk Alda berdiri, ia merasa suasana kelas tetiba menjadi dingin, Alda mulai merasakan hal aneh, namun ia masih saja tak mau berbalik melihat kebelakan ke arah siswa di pojokan itu,
Tak lama kemudian, susi datang,ia berjalan menuju ke Alda,ia menyapa Alda dan masuk ke kelas.” Seperti biasa yah...kamu selalu yang nomer satu tiba di kelas “ kata susi sembari menyimpan tas nya. Alda tetiba heran dan langsung berbalik ke arah dalam kelas,matanya menatap ke pojokan kelas yang tadi ada seorang siswi  di sana,namun sudah tak ada. Alda semakin heran dan tak percaya. “ aku...aku...aku tadi melihat..” kata adlda dengan suara terbata-bata. “ melihat aku yah...” jawab susi. Alda lalu terdiam.ia tak mau melanjutkan pembicaraan.
Tak lama kemudian,sisawa mulai berdatangan masuk ke kelas satu-persatu. Hari itu, Alda masih diselimuti sejuta pertanyaan di kepalanya, tentang sisiwi yang tadi di pagi buta itu. “ dia itu siapa yah...atau aku sedang halu...ahh...tapi tidak,aku jelas sangat mendengar suara tangisannya tadi...atau jangan-jangan...dia adalah hantu yang sering dibicarakan warga sekolah ini?.sejurus kemudian, Alda jatuh dari tempat duduknya,dan pingsang.sekelas langsung riuh menolong alda.
selesai

Lihat Juga :https://www.youtube.com/watch?v=tShug77AbUw

 


 

Posting Komentar untuk " Cerita Horor PAGI BUTA"